Jumat, 23 November 2012

Sepenggal Pesan



 
masih terasa sesak tiap kubaca pesan itu
bukan hanya sekedar rindu
tapi ada rasa pilu yang menghampiri
tak bisa diuraikan lagi
entah harus apa…
mungkin kuhapus saja huru-huruf yang membisu
namun sungguh ku tak mampu
hanya ini yang aku punya
sepenggal pesan, tanpa namamu

Tangerang, 17 November 2012

Tahukah Kau



 
kata-kata itu serupa pisau
menggores tiap detak jantungku
luka itu kembali menyapa
meski tanpa aba-aba

kau yang dulu berhati maha
yang tak pernah mencipta duka
kini hadir membawa sembilu
menyayat kalbu

barisan huruf itu telah membunuhku
tahukah kau…

Kedoya, 16 November 2012

Aku Melangkah



 
di saat kau masih bermimpi tentang itu
aku telah melangkah menuju waktu
mencoba menggapainya demi sesuatu
mengurai detik yang datang satu persatu
meski bukan lagi tentang dirimu

Kedoya, 15 November 2012

Rabu, 14 November 2012

Dalam Doa Ada Namamu




dalam doa ada namamu
terselip semesta haru
kueja selalu penuh rindu
tak pernah luput dari ragu
segala pinta kubisikkan hanya untukmu
: anakku

Tangerang, 14 November 2012

Selasa, 13 November 2012

Terima Kasih Cinta





Terima kasih cinta…
kau telah menjadikanku puisi di hari ini
mengeja waktu yang berganti
melangkah pasti menuju mimpi

Terima kasih cinta…
kau telah menahbiskanku kekasih sejiwa
bersama dalam airmata
merenda asa di titian cinta

Terima kasih cinta…
kau telah mengukuhkanku sebagai semesta rindu
penghibur luka masa lalu
dan semua kenangan yang berujung namamu

Tangerang, 12 November 2012


* Dimuat di buku The Last Love #1 (Pena House, 2014)


Judul : The Last Love #1 (Kumpulan Puisi) bersama Jay Wijayanti, dkk
ISBN : 978-602-16-3160-7
Penerbit : Pena House
Ukuran : 13 x 19 cm
Tebal : 218 hal + iv
Cetakan : Januari 2014
Harga : Rp. 44.000,-