Sabtu, 23 Februari 2013

Sebutir Rindu




jatuh di tanah
sebagai hujan
sebagai benih
subur. tumbuh mengakar di dada

kelopak mawar rekah
membuka mata
membuka hati
suci. ditelikung duri-duri

sebutir rindu menjelma
tanpa dosa
tanpa airmata
tuhan. sembunyi dibalik senja

Kedoya, 13 Februari 2013


* Dimuat di buku Simfoni Secangkir Cinta (Diandra Pustaka Indonesia, 2013)

Judul : Simfoni Secangkir Cinta bersama Adinda Iik Zakiah, Urai Rizki Abri Nova, dkk
Penerbit : DiandraCreative SelfPublishing
Tahun : 2013
ISBN : 978-602-17359-7-8
Tebal : 99 hal
Berat Buku : 200 gr
Kertas: HVS : 13 x 19 cm
Harga : Rp. 29.000,-



Sabtu, 09 Februari 2013

Aku Masih Setia



 
aku masih setia
pada senja, di bumi yang sama
tempat kau memijak kata

aku masih setia
pada deru ombak di pantai sana
yang memisahkan ribuan cahaya

sungguh, aku masih setia
meski dermaga telah di depan mata
dan separuh hatiku tenggelam dalam duka

Tangerang, 7 Februari 2013

Kembali Pada Puisi



 
saat kesedihan mendera
diterkam jarak dan perpisahan
sebaris abjad kenangan
larut, menjadi lautan doa

maka kembalilah pada puisi
tempat rindu dan luka berkaca
tempat cinta dan airmata bermuara
di sini, di sisi hati

Tangerang, 31 Januari 2013

Intermezo




dan sepiku adalah pagi
yang gagap menyapa dalam hening
lalu kita mulai saja cerita iniu
untuk kembali menuju luka
menuai airmata haru
tak terhenti, meski oleh waktu
kubiarkan anganmu rebah
kuingin kau pernah
atau sekedar ingin mengenangnya
kemudian melangkahlah
lebih dekat dan merapat
pada satu ikatan yang erat
: cinta

Kedoya, 22 Januari 2013