Kamis, 16 Oktober 2025

Yang Mengetuk Pintu


ada yang baru saja

mengetuk pintu tiba-tiba

hadir dengan penuh sahaja

menghias rupa pada ruang kerja

ratusan semoga dilangitkan bersama

doa. kelak, membawa bunga-bunga bahagia


Tangerang, 12 Juni 2022 (f)

Sedemikian Saja


sedemikian saja bunga-bun
ga bermekaran rindu

tumbuh-kembang di muara cintaku

menebalkan batang-batang perdu


saat langit menurunkan mendung

kita pun sibuk menyiapkan payung

meski tahu hujan mungkin tak terbendung


sedemikian saja cinta terhenti

sepasang hati tak lagi menanti

membiarkan penantian berujung nyeri


Tangerang, 14-21 Mei 2022 (f/a)

Di Ruang Pameran


sunyi mengambil alih ingar bingar
dan kesepian yang menggelepar
sesaat terbaca kerinduan
pada kanvas-kanvas yang bertebaran
di dinding. sekat-sekat memisahkan
antara kepedihan dan kegembiraan
betapa tipis jarak di antaranya
seperti kau, aku, dan kita

Mall Kelapa Gading 2, 14-24 Mei 2022

Di Pameran (2)


kanvas-kanvas bernyanyi

tegak berdiri

saling unjuk diri

memasung mata dalam ruang sunyi


TBY, 12-18 Maret 2022

Di Pameran

 


di ruang pameran
dinding-dinding bertabur lukisan
sebaris pesan menyatu dalam kesan
sebagai cerita, sebagai kenangan
bahwa hidup berawal dari goresan

Tangerang, 10-13 Maret 2022

Di Ujung Januari

 


~ kado ultah


sampai juga kita di ujung januari

bulan yang membawa nyeri

di meja, segelas kopi telah dingin

seperti pelukan yang tak lagi kau ingin


udara basah disekap hujan tadi pagi

menyembunyikan kepedihan di dasar hati

perihal perjumpaan yang tak pasti

biarlah menjadi mimpi yang paling misteri


Tangerang, 29 Januari 2022

Kopi Bawah Pohon

 


: r.a.


di setiap kafe yang kau singgahi

segelas kopi kerap menanti

meski hidup bukan perkara menata hati

atau diam-diam malah memberi nyeri


menyudutkannya dalam pijakan paling

luar. seperti dua orang asing

yang saling berpaling


kopi dengan ragam aroma

menyatu dengan remah cuaca

adalah kesunyian yang paling sempurna


Tangerang, 22 Januari 2022