Jumat, 30 September 2011

Lukaku


: bersama airmata dan ketakutan

luka ini sempurna sudah
bersama airmata yang tumpah
dan tubuh yang mengakut
dipicu perasaan takut
oleh kehilangan
hati yang gamang

maka biarlah kurasakan sendiri
makna dari kehilangan sejati

meski tak seharusnya aku bersendiri
tapi luka tak lagi berani
mengajak, apalagi berharap
hanya lelah yang datang mendekap
dan mimpi-mimpi makin tersingkap
gelap

Tangerang, 28-29 September 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar